fbpx

February 2024

Latihan Dasar Kepemimpinan, Menyulut Semangat Generasi Unggul

Humas, 20 Februari 2024 – Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Buleleng menggelar sebuah kegiatan yang tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademis, namun juga pada pengembangan karakter dan kepemimpinan siswa. Dimulai pada tanggal 20 Februari 2024 Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Buleleng  mengadakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) khusus bagi pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) dan Dewan Kerja Penggalang (DKP). Tujuan dari kegiatan ini yaitu: untuk menumbuhkan keterampilan kepemimpinan yang kuat dan menyiapkan siswa-siswi untuk mengemban peran sebagai pemimpin masa depan yang berkarakter.

Dalam serangkaian kegiatan LDK yang dinamis ini, para peserta diajak untuk menjelajahi beberapa aspek penting dalam pengembangan kepemimpinan mereka.

Pembina OSIM Sekaligus Ketua Panitia LDK Bapak Ghofar Ismail melaporan bahwa kegiatan LDK yang berlangsung selama 4 hari ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada OSIM dan DKP yaitu :

Pertama, para siswa dibimbing untuk mengasah kemampuan komunikasi. Peserta LDK belajar bagaimana berinteraksi secara efektif, mendengarkan dengan penuh perhatian, dan memahami perspektif teman sekelompok mereka. Kemampuan ini merupakan landasan utama bagi seorang pemimpin yang ingin berhasil memimpin dengan baik.

Kedua, peserta LDK diberi kesempatan untuk memperdalam kemampuan dalam pengambilan keputusan. Seorang pemimpin yang efektif harus mampu membuat keputusan yang tepat dalam berbagai situasi, dengan mempertimbangkan informasi yang tersedia serta dampak dari setiap pilihan yang diambil.

Selanjutnya, para siswa-siswi juga diberikan pemahaman yang lebih dalam tentang nilai-nilai Nasionalisme dan Patriotisme. Mereka diajak untuk menyadari pentingnya cinta terhadap tanah air, memiliki kesadaran sejarah yang kuat, dan merawat identitas nasional sebagai bagian dari kepemimpinan yang bertanggung jawab.

Tidak hanya itu, LDK juga menjadi ajang untuk mengembangkan kemandirian dan integritas. Para peserta dibentuk untuk memiliki disiplin diri yang tinggi, percaya diri, serta menjunjung tinggi integritas dalam setiap tindakan dan keputusan yang mereka ambil.

Kepala Urusan Tata Usaha, Bapak Bacok Hairul Muttaqin yang mewakili Kepala Madrasah, mengungkapkan pentingnya acara LDK ini dalam sambutannya pada acara pembukaan kegiatan. Ia menegaskan bahwa “LDK merupakan langkah awal yang penting bagi para siswa dalam perjalanan pengembangan keterampilan kepemimpinan mereka”. Harapannya, melalui OSIM dan DKP, siswa-siswa ini dapat tumbuh menjadi pemimpin yang tidak hanya santun dan mandiri, tetapi juga memiliki wawasan yang kuat terhadap kebangsaan.
Lebih lanjut Bapak Kaur TU MTsN 1 Buleleng menegaskan bahwa kegiatan LDK ini bertujuan untuk :
1. Menumbuhkan karakter Jiwa Kepemimpinan : Melalui kegiatan LDK siswa-siswi akan belajar tentang kepemimpinan, bagaimana memimpin dengan bijaksana dan mengambil tanggung jawab
2. Mengembangkan jiwa Nasionalisme dan Patriotisme : Kegiatan ini akan memberikan keterampilan dan pengalaman berharga dalam kepemimpinan
3. Memberi skill dan pengalaman: Kegiatan ini akan memberikan keterampilan dan pengalaman berharga
4. Membentuk jiwa disiplin, percaya diri, dan berintegrasi: Disiplin adalah kunci kesuksesan, dan percaya diri serta integritas adalah pondasi kepemimpinan yang kuat.

Antusiasme peserta terlihat jelas dalam kegiatan ini, mereka mengikuti kegiatan dengan semangat tinggi dan juga berharap dapat menerapkan apa yang mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan Madrasah maupun di luar.

Dengan harapan dan semangat yang tertuju pada kesuksesan LDK dalam mencetak generasi pemimpin yang Unggul Dalam Prestasi dan Berakhlakul Karimah di masa depan. Semoga setiap peserta dapat membawa pulang pengalaman berharga dan kompetensi yang dibutuhkan untuk membawa perubahan positif dalam masyarakat.

Latihan Dasar Kepemimpinan, Menyulut Semangat Generasi Unggul Read More »

Hasil Rakernas Kementerian Agama, Kepala MTsN 1 Buleleng : Rapatkan Barisan, Jalankan 7 Program Outlok Menuju Masa Depan Terang

Humas, 9 Februari 2024 – Kementerian Agama telah melakukan Rakernas yang dimulai pada tanggal 5 sampai dengan 6 Februari 2024, dari hasil rakernas itu tercipta 7 Program Outlok. Tujuh Program Outlook ini menjadi bagian komitmen bersama dari seluruh peserta Rakernas Kemenag 2024 dan wajib untuk dilaksanakan yaitu :

  1. Ekosistem moderasi beragama yang ekspansif
  2. Meneguhkan politik kebangsaan
  3. Memenangkan pertarungan digital
  4. Menyajikan layanan keagamaan yang premium dan terjangkau
  5. Mengusung layanan pendidikan yang inovatif dan transformatif
  6. Smart ASN menjawab kebutuhan era digital, dan
  7. Mengoptimalkan dana umat untuk pengentasan dan pemberdayaan.

Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Buleleng sebagai salah satu peserta rakernas online yang berlokasi di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buleleng turut antusias menyambut hasil rakernas dengan mengimbau kepada Guru dan Tenaga Kependidikan MTsN 1 Buleleng untuk melaksanakan 7 program outlok tersebut.

“Salah satu yaitu dari 7 program outlok telah kita laksanakan sejak tahun 2022 yaitu Smart ASN menjawab kebutuhan era digital melalui program aplikasi Sistem Informasi Digital (SINTA), program ini digunakan seluruh ASN MTsN 1 Buleleng untuk melakukan absensi dengan GPS dan foto wajah serta untuk pembuatan laporan kinerja harian” tutur Muhammad Hisam, M.Pd.

Kepala MTsN 1 Buleleng juga mengingatkan untuk tetap menggunakan aplikasi SINTA karena lebih akurat dalam mengukur posisi absensi ASN melalui Global Positioning System (GPS) dan wajib menggunakan foto wajah masing² saat melakukan absensi, juga dalam pembuatan laporan harian secara digital melalui aplikasi SINTA hal itu bukan sesuatu yang sulit karena bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun.

Aplikasi SINTA sendiri diambil dari nama sosok seorang dewi yang bernama Sinta, Filosofi aplikasi Sistem Informasi Digital (SINTA) dapat direpresentasikan dengan gambaran Dewi Sinta sebagai figur yang simbolis. Seperti Dewi Sinta dalam kisah Ramayana yang merupakan sosok yang setia, patuh, dan anggun, SINTA sebagai aplikasi Sistem Informasi Digital juga mengusung nilai-nilai tersebut.

    1. Kesetiaan : Seperti kesetiaan Dewi Sinta kepada Rama, SINTA berkomitmen untuk memberikan layanan yang terbaik kepada pengguna. Hal ini tercermin dalam akurasi dan konsistensi data yang disediakan oleh aplikasi.
    2. Kepatuhan : Sama seperti Dewi Sinta yang patuh terhadap perintah suaminya, SINTA mengikuti aturan dan prosedur yang telah ditetapkan dalam pengelolaan informasi digital.
    3. Keanggunan : Dewi Sinta juga melambangkan keanggunan dan kehalusan dalam sikap dan tindakan. SINTA mencerminkan keanggunan dalam desain antarmuka dan kemudahan penggunaan, sehingga pengguna dapat berinteraksi dengan sistem secara efisien.
    4. Keteguhan : Seperti keteguhan Dewi Sinta dalam menghadapi cobaan dan penderitaan, SINTA memiliki keandalan dan ketahanan yang tinggi dalam menghadapi tantangan teknis dan operasional. Ini memberikan keyakinan kepada pengguna bahwa sistem akan tetap berjalan lancar dalam berbagai kondisi.

    “Dengan filosopi aplikasi SINTA melalui gambaran Dewi Sinta, kita sangat mengapresiasi nilai-nilai yang diusung oleh aplikasi sistem informasi digital tersebut, serta meningkatkan pemahaman tentang pentingnya integritas, keandalan, dan kualitas dalam pengelolaan informasi digital, sesuai dengan 7 Program Outlok Kementerian Agama yaitu Smart ASN menjawab kebutuhan era digital”. Ujar kepala MTsN 1 Buleleng.

    Selanjutnya Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Buleleng mengajak seluruh GTK untuk merapatkan barisan menjalankan 7 Program Outlok lainnya yg belum terealisasi secara maksimal agar pada akhir 2024 seluruh Program Outlok yg disepakati pada hasil rakernas tersebut dapat terwujud khususnya di lingkungan Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Buleleng.

    Hasil Rakernas Kementerian Agama, Kepala MTsN 1 Buleleng : Rapatkan Barisan, Jalankan 7 Program Outlok Menuju Masa Depan Terang Read More »